Kodim 0605 Subang Sosialisasi Rekrutmen Calon Prajurit Khusus Santri Di At-Tawazun

Kodim 0605 Subang melakukan sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI AD khusus santri dan lintas agama tahun 2022. Salah satunya dilakukan kepada santri Pondok Pesantren At-Tawazun di Dusun Mekarsari, Desa Kalijati Timur, Kalijati Kabupaten Subang, Sabtu pagi (22/01).

Pelda Itat Pahrudin staf Pers Kodim 0605 Subang mengatakan, sosialisasi rekrutmen calon prajurit TNI AD khusus santri dan lintas agama tahun 2022 itu merupakan tindak lanjut dari perintah Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) dalam program penerimaan prajurit yang berasal dari santri dan lintas agama. Pelda Itat Pahrudin menjelaskan syarat dan tata cara seleksi menjadi anggota TNI AD. Dia juga menyampaikan kepada para santri untuk menyiapkan diri, baik kesehatan, jasmani dan syarat lain bagi santri yang berminat menjadi prajurit.

“Seleksi penerimaan prajurit ini dilaksanakan tanpa biaya atau gratis,” tegasnya.

Sebagai bahan persiapan, dia menjelaskan tahapan dan jenis seleksi yang harus dilalui oleh para peserta seleksi. Yakni ada syarat administrasi, kesehatan, jasmani, mental ideologi hingga psikotes.

“Siapkan fisik dan kesehatan badan agar kalian bisa lolos seleksi,” kata Pelda Itat Pahrudin.

Direktur Kesantrian At-Tawazun, Ust. Ence Suparman mengungkapkan saat ini ada 865 santri yang sedang menimba ilmu di At-Tawazun, baik di jenjang MTs, MA ataupun SMA.

Terkait dengan rekrutmen prajurit TNI dari santri, Ust. Ence Suparman menyambut baik program tersebut. Diharapkan banyak santri yang bisa diterima menjadi prajurit TNI. Sehingga para santri bisa menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada agama, bangsa dan negara.

“Saya berharap banyak santri yang bisa diterima menjadi prajurit TNI. Sehingga para santri bisa menyumbangkan tenaga dan pikirannya untuk mengabdi kepada agama, bangsa dan negara.” Ungkapnya.

Baca Juga :   Gandeng Alumni Timur Tengah, MA At-Tawazun Gelar Seminar Pendidikan

Sementara itu salah satu santri, Rizki Aminullah (17), asal Dawuan, Kabupaten Subang, mengatakan sosialisasi itu sangat bermanfaat untuk persiapan seleksi menjadi anggota TNI.

“Menjadi anggota TNI adalah cita-cita saya, maka sosialisasi ini menjadi acuan mempersiapkan diri mengikuti seleksi TNI,” katanya.

Tinggalkan Balasan