Santri At-Tawazun Kalijati Diharapkan Ambil Semangat Tri Satya dan Dasa Dharma Pramuka

Para santri Pondok Pesantren At-Tawazun, Kalijati Kabupaten Subang menggelar Perkemahan Pramuka Santri At-Tawazun (PPSA) 2021 pada tanggal 30 – 31 Oktober 2021 di Bumi Perkemahan Pondok Pesantren At-Tawazun 2.

Direktur Kesantrian At-Tawazun Ust. Ence Suparman, S. Pd. I mengatakan, pada PPSA kali ini para santri diharapkan dapat mengambil pelajaran dari dua pedoman dasar Pramuka, yaitu Tri Satya dan Dasa Dharma.

“Pertama, menumbuhkan ketaqwaan serta kecintaan kepada Allah dan Rasul-Nya dengan continue beribadah. Kedua, merawat kebersamaan atau persatuan dan kesatuan dalam rangka menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI),” kata Ust. Ence Suparman lewat pesan digital kepada Humas Media At-Tawazun, Sabtu (30/10).

Ketiga, lanjut dia, memupuk kesadaran sosial dan kemasyarakatan. Karena, dengan keteladan dan kesalehan sosial, santri dapat berperan sebagai agen perubahan di lingkungan sosial.

“Kemudian pelajaran keempat, untuk mentraining mental dan ketahanan jiwa para santri untuk siap hidup mandiri di mana pun mereka berkarya,” sambung pria yang biasa disapa Ube itu.

Para santri mengikuti Perkemahan Pramuka Santri At-Tawazun (PPSA) 2021

Pembina Pramuka Pondok Pesantren At-Tawazun, Ustadz Septian Dida Setiawan menilai, kegiatan kepramukaan dianggap menjadi penting karena dapat meningkatkan sisi kreatifitas, kedisiplinan, dan kemandirian dalam diri para santri.

“Pramuka merupakan bagian dari kegiatan pesantren untuk membentuk generasi tangguh, disiplin, kreatif, berakhlak mulia, dan pribadi yang bersahaja,” ungkapnya.

Dia juga berharap di Perkemahan Pramuka Santri At-Tawazun (PPSA) ini dapat mencetak generasi muda yang memiliki kecakapan sosial dan kesalehan ritual dalam merawat dan membangun NKRI.

“Semoga Pramuka At-Tawazun semakin maju, dapat mencetak generasi muda yang beriman dan bertakwa, aktif dan kreatif, tangguh serta percaya diri,” harap dia.

Perkemahan Pramuka Santri At-Tawazun (PPSA) dilaksanakan setiap tahun yang diikuti oleh santri kelas VII MTs At-Tawazun. Pada tahun ini, perkemahan diikuti oleh 165 santri putra dan putri. Kegiatan Perkemahan ini tetap menerapkan protokol kesehatan sesuai imbaun pemerintah.

Baca Juga :   Ust. Teguh Rahmat : Aspek Sosial Penggunaan Komputer

Tinggalkan Balasan