SEKPIMSA 2026 At-Tawazun Fokuskan Pembinaan Kepemimpinan dan Tata Kelola Organisasi Santri

Pondok Pesantren At-Tawazun, Kalijati, menggelar Sekolah Kepemimpinan Santri (SEKPIMSA) Tahun 2026 yang dilaksanakan selama tiga hari, mulai 16 hingga 18 Januari 2026. Kegiatan ini diikuti oleh para Mudabbir dan Mudabbiroh sebagai pengurus santri di lingkungan Pondok Pesantren At-Tawazun.

SEKPIMSA 2026 menjadi program strategis pesantren dalam memperkuat kapasitas kepemimpinan santri agar mampu menjalankan amanah kepengurusan secara profesional, disiplin, dan berlandaskan nilai-nilai keislaman.

Pimpinan Pondok Pesantren At-Tawazun, Abina Dr. KH. Musyfiq Amrullah, Lc., M.Si., dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat.

“Alhamdulillah, segala puji bagi Allah SWT yang telah memberikan kita nikmat iman, kesehatan, dan kesempatan sehingga pada hari ini kita dapat berkumpul dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Sekolah Kepemimpinan Santri di Pondok Pesantren At-Tawazun,” tutur Abi.

Abi juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tim dari Ikatan Alumni Daarul Rahman Banten yang telah berkenan hadir, berkunjung, dan bersilaturahmi ke Pondok Pesantren At-Tawazun serta berbagi ilmu, pengalaman, dan keteladanan kepada para Mudabbir dan Mudabbiroh.

Lebih lanjut, Abi menegaskan bahwa kegiatan Sekolah Kepemimpinan Santri bersifat wajib diikuti oleh seluruh Mudabbir dan Mudabbiroh. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman organisasi, membangun mental kepemimpinan, membekali kemampuan administrasi, penyusunan proposal, teknik persidangan, serta mekanisme pemberian sanksi yang bersifat edukatif.

Sementara itu, PIC Kegiatan SEKPIMSA 2026, Ust. Dede Rusdiyanto, SE., menjelaskan bahwa pelaksanaan kegiatan dirancang secara sistematis dan aplikatif agar materi yang disampaikan dapat langsung diterapkan oleh para pengurus santri.

“SEKPIMSA ini kami rancang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga praktis. Harapannya, para Mudabbir dan Mudabbiroh dapat langsung mengaplikasikan ilmu kepemimpinan, manajemen organisasi, dan kedisiplinan dalam menjalankan roda kepengurusan sehari-hari,” jelasnya.

Direktur Kesantrian Pondok Pesantren At-Tawazun, Ust. Muhammad Subhan, SE., turut menegaskan pentingnya SEKPIMSA sebagai fondasi pembinaan kepemimpinan santri.

“Alhamdulillah, kegiatan Sekolah Kepemimpinan Santri ini menjadi sarana pembinaan yang sangat penting dalam menguatkan kedisiplinan, tanggung jawab, dan kesiapan Mudabbir serta Mudabbiroh dalam menjalankan amanah kepengurusan di pesantren,” ujarnya.

Dari kalangan peserta, Ketua ISTAWA Putra Masa Khidmat 2026/2027, Ananda Fatih Arya, menyampaikan bahwa SEKPIMSA memberikan bekal nyata bagi para pengurus santri.

“SEKPIMSA memberikan banyak ilmu dan pengalaman yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai pengurus santri, mulai dari kepemimpinan, manajemen organisasi, hingga pengambilan keputusan. Insya Allah, ilmu yang kami peroleh akan kami terapkan dalam mengelola organisasi santri ke depan,” ungkapnya.

Selama tiga hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan berbagai materi kepemimpinan, organisasi, administrasi, serta pembinaan karakter yang disampaikan oleh pemateri dari Ikatan Alumni Daarul Rahman Banten dan jajaran pembina pesantren.

Melalui pelaksanaan SEKPIMSA 2026, Pondok Pesantren At-Tawazun berharap para Mudabbir dan Mudabbiroh mampu menjadi pengurus santri yang amanah, berintegritas, dan berakhlakul karimah, serta mampu menggerakkan organisasi santri secara positif dan bertanggung jawab.

Baca Juga :   Drumband At-Tawazun Gegap Gempita, Paskibraka MTs Kibarkan Merah Putih Penuh Wibawa