Majelis Salafiyah Pondok Pesantren At-Tawazun menggelar seminar bertajuk “Metodologi Pembacaan Kitab Kuning dengan Penulisan Pegon (Studi Kitab Fathul Qarib dan Al-Jurumiyah)” bagi santri kelas VII MTs pada Rabu malam Selasa, 13 Mei 2026.
Kegiatan yang berlangsung di Musholla Fatimah Pondok Pesantren At-Tawazun tersebut dimulai pukul 20.00 WIB ba’da Isya dan diikuti oleh 60 santri kelas VII MTs, terdiri dari 36 santri laki-laki dan 24 santri perempuan.
Seminar ini menghadirkan dua pemateri utama, yakni Kepala Majelis Salafiyah Pondok Pesantren At-Tawazun, Ust. Moh. Hisyam Subekti, S.Pd.I., serta Ust. Dede Rusdiyanto, S.E., yang menyampaikan materi seputar fiqih praktik.
Dalam penyampaiannya, Ust. Moh. Hisyam Subekti menegaskan bahwa penguasaan teknik membaca kitab kuning dengan aksara Pegon merupakan dasar penting bagi santri pemula dalam memahami literatur klasik Islam.
“Penguasaan pembacaan kitab kuning dengan penulisan Pegon menjadi pijakan awal bagi santri untuk memahami khazanah keilmuan Islam klasik. Seminar ini bukan hanya mengajarkan cara membaca, tetapi juga bagaimana menulis makna gandul sebagai alat bantu memahami teks Arab tanpa harakat,” ujarnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pembelajaran Pegon memiliki banyak manfaat, mulai dari membantu santri memahami kitab kuning, melatih ketelitian dan kesabaran, memperkuat pemahaman nahwu-sharaf, hingga menjaga warisan literasi ulama Nusantara yang telah berkembang di lingkungan pesantren sejak dahulu.
Sementara itu, pada sesi kedua, Ust. Dede Rusdiyanto, S.E., menyampaikan materi fiqih praktik yang berkaitan dengan pelaksanaan ibadah sehari-hari. Para santri diberikan pemahaman mengenai tata cara ibadah yang benar sesuai tuntunan syariat serta pentingnya mengamalkan ilmu fiqih dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan seminar berlangsung dengan antusias dan interaktif. Para santri tampak aktif mengikuti materi serta mencatat penjelasan yang disampaikan oleh para pemateri.
Melalui kegiatan ini, Majelis Salafiyah Pondok Pesantren At-Tawazun berharap para santri memiliki dasar yang kuat dalam membaca dan memahami kitab kuning, sekaligus mampu mengamalkan ilmu agama secara benar dalam kehidupan sehari-hari.
Majelis Salafiyah Ponpes At-Tawazun Gelar Seminar Metodologi Pembacaan Kitab Kuning bagi Santri Kelas VII MTs
