Pengabdian Santri Pondok Pesantren At-Tawazun melalui Program Kuliah Subuh di Wilayah Kalijati

Dalam rangka meningkatkan pengabdian kepada masyarakat sekaligus memperkuat syiar dakwah Ramadan, Pondok Pesantren At-Tawazun bekerja sama dengan sejumlah masjid dan musholla di wilayah Kalijati menyelenggarakan program Kuliah Subuh yang diisi oleh para santri dan santriwati.

Kegiatan ini dilaksanakan setiap selesai salat Subuh dengan menghadirkan materi keagamaan yang disampaikan langsung oleh para santri sebagai bagian dari latihan dakwah, pembinaan mental, serta penguatan kemampuan komunikasi keagamaan di tengah masyarakat.

Pelaksanaan Kuliah Subuh dikoordinasikan oleh Ikatan Da’i At-Tawazun (IKDAT). Para peserta dibagi ke dalam beberapa kelompok yang ditugaskan mengisi kajian di masjid dan musholla yang telah ditentukan selama bulan Ramadan, mulai 1 hingga 18 Ramadan 1447 Hijriah.

Kepala Bagian Pengembangan Bakat, Dede Rusdiyanto, menyampaikan bahwa program ini menjadi sarana penting dalam membentuk karakter dan kesiapan santri untuk terjun di masyarakat.

“Kuliah Subuh ini bukan hanya kegiatan dakwah Ramadan, tetapi juga proses pembelajaran nyata bagi santri untuk melatih keberanian, kemampuan menyampaikan ilmu, serta menumbuhkan jiwa pengabdian kepada umat,” ujarnya.

Sementara itu, salah satu peserta, santri kelas IX James Ibrahim Burrel, mengaku kegiatan tersebut memberikan pengalaman berharga bagi dirinya.

“Melalui Kuliah Subuh, kami belajar tampil di depan masyarakat, menyampaikan materi dengan percaya diri, serta merasakan langsung bagaimana berdakwah dan mengabdi. Ini menjadi pengalaman yang sangat bermanfaat bagi kami sebagai santri,” tuturnya.

Program ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan manfaat luas, baik bagi masyarakat maupun bagi pengembangan kualitas santri sebagai calon dai yang siap berdakwah di berbagai lingkungan.

Baca Juga :   Pertahankan Tradisi Juara, At-Tawazun Raih Juara Umum Pramuka Putra dan Putri